sumber : https://id.wikihow.com/Membuat-Rangkaian-Listrik-Paralel
A. TEORI DASAR
Prinsip dasar dan hidrolik dalah sifat
fluida cair yang sangat sederhana dan sifat zat cair tidak mempunyai bentuk
tetap, tetapi selalu menyesuaikan bentuk yang ditempatinya. Karena sifat cairan
yang selalu menyesuaikan bentuk yang ditempatinya, sehingga akan mengalirke
berbagai ukuran dan bentuk, sehingga fluida cairan tersebut dapat
mentransferkan tenaga dan gaya
Prinsi kerja sylinder kerja ganda tidak
berbeda jauh dengan kerja sylinder kerja tunggal tetapi tidak memiliki pegas
memiliki pegas kembali, dan dua lubang saluran dapat dipakai sebagai saluran
mesuka maupun maupun keluaran secara bergantian. Sylinder kerja ganda memiliki
keuntungan yaitu bisa dibebani pada kedua arah gerakan batang pistonnya,
pemasangan lebih fleksibel seperti pada
sylinder kerja tunggal pada sulinder kerja ganda piston dipasang dengan seal
jenis o atau membrane.
Hidrlika adalah suatu ilmu yang
mempelajari sifatsifat yang erlaku pada zat cair baik itu dalam keadaan diam
ataupun bergerak(mengalir). Dalam system hidrolid fluida cair berfungsi sebagai
penerus gaya. Minyak mineral adalah jenis fluida cair yang dipakai. Pada
prinsipnya mekanika fluida dbagi mnjadi 2 bagian :
1.
Hidrostatis
: zat cair diam. Contohnya adalah pesawat tenaga hidrolik.
2.
Hidrodinamika
: zat cair bergerak(mengalir) contohnya pembangkit tenaga turbin air pada
jaringan tenaga hidro elektrik, didalam pratikum ini hanya akan mempelajari
hidrolika yaitu cabang dari ilmu “mekanika fluida”. Dalam suatu rangkaian
hidrolis biaasanya terdiri atas akuator, penggerak dan fluida kerja yang
bekerja dalam sebuah system untuk tujuan tertentu.
Dimna komponen-komponen tersebut dapat dilambangkan dengan
simbol-simbol rangkaian. Tenaga hidrolik
dapat dibagi kedalam bagian kerja system. Bagian penuplai tenaga digunakan
sebagai pengkonversi energy dan penghasil tekanan
Hukum
Pascal
“teknan
yang dibeberian kepada zat cair did lam ruang tertutup diteruskan sama besar ke
segala arah”
Keutungan
silinder kerja ganda dapat dibebani pada kedua arah gerakan batang pistonnya,
ini memungkinkan pemasangan lebih feksibel, gaya yang diberikan pada batang
piston gerakan keluar lebih besar dari pada gerakan masuknya. Karena efektif
permukaan piston dikurangi pada
|
Simbol Komponen
|
Nama Komponen
|
|
|
Single acting cylinder
|
|
|
Double acting cylinder
|
|
|
One way flow control valve
|
|
|
Check valve
|
![]() |
Quick exhaust valve
|
![]() |
Pressuere regulating valve
|
![]() |
Squence valve
|
![]() |
Time delay normally closed
|
![]() |
Time delay normally open
|
![]() |
Impulse counter with pneumatic
|
isi batang
piston pleh luas permukaan batang piston
·
Pneumatik
Adalah Ilmu yang
mempelajari tentang udra bertekanan (kompa).
Pneumatik berasal dari kata “ PNEUMA “ Dari bahasa yunani kuno yang
mempunyai arti napas atau tiupan.
·
Actuator
Adalah
menggerakkan dan mendorong
·
System Pneumatic :
Kerja : Udara
bertekanan, dapat dimampatkan
Tenaga : Kecil
(2N) sampai sedang (32.000)
Biaya : Cukup
murah
Gerakan : Kecepatan
tinggi
|
Sistem pneumatic
|
|
·
Fluida kerja:
-
udara bertekanan
-
dapat dimampatkan
·
Tenaga/gaya yang dihasilkan:
-
Kecil ( 2 N ) sampai
-
Sedang ( 32.000 N )
·
Aplikasi:
-
Cocok untuk kebutuhan sistem di Industri
·
Biaya/harga peralatan:
-
Cukup murah
·
Gerakan
-
Kecepatan Tinggi
-
Sulit untuk di perlambat
·
Catatan
-
Bising
|
B. PERMASALAHAN
Bagaimna cara mengontrol sylinder kerja ganda
dengan menggunakan 5/2 double pilot?
C. GAMBAR
RANGKAIAN
·
Gambar
rangkaian awal

·
Gambar
rangkaian ketika tombol A ditekan double acting cylinder akan mendorong keluar

·
Gambar
rangkaian ketika tombol B ditekan maka double acting cylinder akan kembali
masuk

D. KOMPONEN
a) Compressor
b) ASU (Air servis unit)
c) Distributor
d) Tube
e) T-COonnektor
f) 3/2 Push Button NC
g) 5/2 Double pilot
h) Double Acting Cylinder
i) 3/2 Way Vavle With Double Pilot
j) 5/2 Way Vavle With Double Pilot
E. ANALISIS
Saat energy supply (compressor) diaktifkan, air
service unit, udara akan mengalir ke saluran power
(1) pushbutton,
menuju ke Way Valve lalu jika Way Valve di on kan maka tekanan uadara
(gas) akan menuju ke kompenen distributor. Apabilla tombol 3/2
push button valve ditekan udara dari saluran power (1) akan mengalir ke saluran
kerja (2), kemudian diteruskan ke one
way flow yang akan mengalir ke inlet single acting cylinder, lalu jika semua tube(selang) dihubungkan
ke komponen distributor tekanan udara atau gas maka akan menuju ke semua sumber
komponen 3/2 push button, maka keluaran dari semua sumber komponen 3/2 push
button akan menuju ke masukan komponen 5/2 double pilot lalu keluaran dari
komponen 5/2 double pilot akan menuju ke double acting cylinder
sehingga silinder bergerak maju. Dan
padaa saat Saat tombol push button dilepas udara dari saluran power (1) masuk
ke saluran pembuangan (3), sehingga menyebabkan single acting cylinder akan
bergerak mundur kembali keposisi semula oleh kembali akibat adanya tekanan
udara







Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus